JAKARTA, KilasNesia — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melaporkan capaian investasi dalam negeri yang menembus hampir Rp2.000 triliun selama dua tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Angka ini menjadi sorotan utama karena berhasil melampaui investasi modal asing (PMA) pada periode yang sama.
Kepercayaan pengusaha domestik disebut sebagai motor utama lonjakan ini. Presiden Prabowo pun mengapresiasi capaian tersebut sebagai bukti menguatnya iklim usaha di dalam negeri.
Menurut data yang dihimpun dari berbagai media nasional, investasi dalam negeri (PMDN) terus menunjukkan tren positif sejak awal Kabinet Merah Putih. Kadin menilai stabilitas kebijakan dan kepastian hukum menjadi faktor kunci yang mendorong pengusaha menanamkan modalnya di dalam negeri.
"Kepercayaan pengusaha menguat di dua tahun pertama Presiden Prabowo," demikian pernyataan resmi Kadin yang dikutip dari sejumlah pemberitaan. Capaian ini juga tercatat dalam laporan InfoPublik yang menyebut investasi dalam negeri lampaui modal asing.
Dampak langsung dari lonjakan investasi ini diharapkan membuka lapangan kerja baru dan memperkuat perekonomian nasional. Masyarakat diimbau tetap mengikuti perkembangan informasi resmi dari pemerintah dan lembaga terkait agar tidak terpengaruh spekulasi yang tidak berdasar.