iQOO, merek performa tinggi di bawah vivo, resmi meluncurkan dua perangkat gaming baru, yakni smartphone iQOO Neo12 dan tablet iQOO Pad Pro, menurut rangkuman berbagai media nasional. Keduanya menonjolkan sistem pendingin aktif, chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, baterai besar, serta layar dengan refresh rate tinggi untuk kebutuhan gaming dan multitasking berat.
Perkembangan terbaru di lapangan menunjukkan iQOO Neo12 hadir dengan layar 185Hz dan baterai 9.000mAh, sementara iQOO Pad Pro, termasuk varian 8,8 inci, mengusung layar OLED/AMOLED 165Hz. Peluncuran awal disebut berlangsung di China, dengan harga varian dasar Pad Pro mulai Rp6,9 juta dan konfigurasi tinggi disebut tembus Rp15,7 juta. Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait ketersediaan di Indonesia.
Kronologi peluncuran ini berawal dari perkenalan perangkat-perangkat tersebut sebagai solusi pendinginan aktif untuk beban kerja intensif. iQOO Neo12 dilengkapi kipas pendingin aktif dan baterai 9.000mAh, sedangkan iQOO Pad Pro juga menghadirkan kipas pendingin aktif, RAM hingga 16GB, serta layar berkecepatan tinggi. Fakta tersebut dikutip dari berbagai media, antara lain Kompas.com, Telset.id, Nextren, kontan.co.id, Jambi Independent, dan Disway.
Perbedaan angka harga yang beredar mencerminkan varian dan konfigurasi perangkat. Telset.id menyebut Pad Pro 8,8 mulai Rp6,9 juta di China, Nextren menyebut harga mulai Rp11 jutaan, sedangkan Disway menyebut varian RAM 16GB tembus Rp15,7 juta. Konsumen perlu membandingkan spesifikasi resmi, garansi, dan kanal penjualan sebelum membeli.
Dampak langsungnya, pengguna gaming mendapat opsi perangkat dengan performa tinggi dan pengelolaan panas yang lebih agresif. KilasNesia mengimbau masyarakat menunggu informasi resmi dari iQOO atau vivo Indonesia, menghindari unit impor tanpa garansi resmi, serta memastikan dukungan layanan purnajual sebelum melakukan pembelian.