Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Degayu, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, pada Minggu (1/11). Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat karena lokasi TPA berada tidak jauh dari permukiman. Petugas terlihat berjibaku memadamkan api yang membakar tumpukan sampah di area tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai penyebab kebakaran maupun luas area yang terdampak. Namun, kobaran api di TPA Degayu menimbulkan kepulan asap yang cukup tebal dan terlihat dari beberapa titik di sekitar lokasi. Warga diimbau untuk tetap waspada dan menghindari area sekitar TPA.
Dampak bagi Warga Lokal
Bagi masyarakat sekitar, kebakaran di TPA Degayu bukan sekadar peristiwa visual. Asap yang membumbung berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan, terutama bagi anak-anak dan lansia. Bau sampah yang terbakar juga menambah ketidaknyamanan warga yang tinggal di sekitar TPA.
Selain itu, aktivitas pengangkutan sampah ke TPA Degayu diperkirakan terganggu selama proses pemadaman. Petugas kebersihan dan pemulung yang biasa beraktivitas di lokasi terpaksa menghentikan pekerjaan sementara waktu. Dampak ekonomi kecil ini dirasakan langsung oleh warga yang menggantungkan hidup dari sektor pengelolaan sampah.
Upaya Pemadaman dan Kesiapsiagaan
Petugas pemadam kebakaran bersama relawan dan aparat setempat dikerahkan untuk memadamkan api. Proses pemadaman tidak mudah karena tumpukan sampah yang padat dan mudah terbakar. Mereka harus bekerja ekstra hati-hati agar api tidak merembet ke area lain.
Kebakaran di TPA menjadi persoalan yang kerap berulang di berbagai daerah, terutama saat musim kemarau. Gas metana dari tumpukan sampah yang membusuk dapat memicu api secara spontan. Karena itu, pengelolaan TPA yang baik dan pengawasan rutin menjadi kunci pencegahan.
Warga berharap pemerintah setempat segera mengambil langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang. Selain penanganan cepat, sosialisasi mengenai bahaya kebakaran TPA dan prosedur evakuasi perlu ditingkatkan. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas bersama.