Para musikwan lintas agama, termasuk Sulis dan tiga rekan sesama, bersama paduan suara sebuah gereja, kini menjadi sorotan luas setelah lantunkan sholawat badar yang meraih ribuan penonton secara digital. Peristiwa ini dikaitkan dengan momen maulid nabi dan gerakan harmoni beragama yang tengah menjadi topik trending di platform sosial.

Menurut rangkuman dari RRI.co.id dan detikNews, sholawat badar yang dikenal memiliki sejarah panjang sejak diperkenalkan oleh Glenn Fredly, kini dipentaskan kembali dalam versi Arab dan Latin. Suara.com mencatat video paduan suara gereja yang lantunkan sholawat ini berhasil membuat publik merinding dan mendapat respons positif dari berbagai kalangan.

Sumber terkait mengungkapkan bahwa pilihan lantunkan sholawat badar bertujuan untuk menumbuhkan rasa toleransi dan kedamaian antar umat beragama. Sejarah sholawat badar sendiri berkaitan erat dengan peristiwa perang Badar dan telah menjadi bagian dari tradisi musik keagamaan Nusantara selama berabad-abad.

Dampak langsung dari fenomena ini adalah terjadinya diskusi luas di media sosial tentang peran musik sebagai jembatan kebhinekaan. Masyarakat diimbau untuk menikmati karya tersebut dengan bijak, menghormati keberagaman, dan tidak menyebarkan informasi yang tidak terverifikasi seputar isu keagamaan.