Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/SMK/MA/MAK/sederajat memasuki hari kedua pada Selasa, 27 Oktober 2026. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan secara umum asesmen berjalan aman dan lancar di berbagai wilayah.

Meski demikian, terdapat kendala jaringan pada sesi 1 hari kedua yang berdampak pada sebagian murid. Kendala tersebut menjadi perhatian Kemendikdasmen dan langsung ditangani melalui koordinasi bersama pihak terkait antar kementerian dan lembaga. Pelaksanaan sesi 2 pun dilaporkan berjalan lancar.

Respons Cepat demi Keadilan Murid

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Toni Toharudin menyatakan pemantauan dan koordinasi dilakukan secara berkelanjutan. Langkah penanganan terus dioptimalkan untuk memastikan asesmen berjalan sesuai prosedur. Menurutnya, setiap kendala harus ditangani dengan sebaik-baiknya agar seluruh murid memperoleh kesempatan yang adil.

"Kami optimistis, dengan kerja sama yang baik, TKA dapat terlaksana dengan tertib dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh murid," ujar Toni Toharudin, Selasa (27/10).

Dampak bagi Masyarakat Lokal

Di tingkat lokal, kendala jaringan pada sesi 1 sempat membuat sejumlah sekolah melakukan penyesuaian teknis. Satuan pendidikan, proktor, dan pengawas bergerak cepat memastikan murid tetap dapat mengikuti tes tanpa hambatan berarti. Bagi orang tua di daerah, kelancaran TKA menjadi penting karena hasil asesmen ini menjadi salah satu rujukan penilaian akademik murid.

Kemendikdasmen mengapresiasi kerja sama seluruh satuan pendidikan, proktor, pengawas, Dinas Pendidikan, serta pihak terkait yang mendukung pelaksanaan TKA selama dua hari, 26–27 Oktober 2026. Koordinasi dan pemantauan akan terus dilakukan agar setiap kendala dapat direspons secara cepat dan tepat di seluruh wilayah.