San Antonio Spurs memulai perjalanan di musim reguler NBA 2026/2027 dengan menghadapi Oklahoma City Thunder di Frost Bank Center, San Antonio. Laga pembuka dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 20 Oktober 2026 pukul 20.30 waktu setempat, atau Rabu, 21 Oktober 2026 pukul 08.30 WIB.
Duel ini menjadi ujian awal bagi Spurs yang musim lalu melaju hingga Final NBA. Pertemuan dengan Thunder sekaligus mengulang persaingan sengit di Final Wilayah Barat, di mana Spurs menyingkirkan Thunder dalam tujuh pertandingan dramatis.
Modal Musim Lalu
Spurs menutup musim reguler 2025/2026 dengan catatan 62 kemenangan dan 20 kekalahan. Mereka finis di peringkat kedua Wilayah Barat, tepat di belakang Thunder yang mengoleksi 64 kemenangan.
Pencapaian itu merupakan lompatan besar dibandingkan musim 2024/2025. Spurs sebelumnya hanya mencatat 34 kemenangan dan 48 kekalahan, lalu berubah menjadi penantang gelar juara dalam satu musim.
Di postseason, Spurs mengalahkan Portland Trail Blazers pada putaran pertama, menyingkirkan Minnesota Timberwolves di semifinal konferensi, dan mengatasi Thunder di Final Wilayah Barat. Namun, perjalanan mereka berakhir di Final NBA setelah kalah 1-4 dari New York Knicks.
Wembanyama Jadi Pusat Harapan
Victor Wembanyama menjadi alasan utama Spurs layak diperhitungkan. Pemain asal Prancis itu meraih penghargaan Defensive Player of the Year pada musim 2025/2026 setelah tampil dominan di sisi pertahanan.
Dengan tinggi sekitar 2,24 meter, Wembanyama mampu melindungi ring, mengganggu tembakan lawan, sekaligus mencetak angka dari luar garis tiga angka. Kombinasi itu membuat Spurs memiliki banyak pilihan dalam membangun serangan.
Memasuki musim keempatnya di NBA, ekspektasi terhadap Wembanyama semakin tinggi. Tantangan terbesarnya adalah menjaga konsistensi dan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan sepanjang musim.
Fondasi Muda dan Pengalaman
Spurs tidak hanya bergantung kepada Wembanyama. Stephon Castle dan Dylan Harper memberikan harapan sebagai fondasi kompetitif tim untuk beberapa tahun ke depan. Castle menunjukkan perkembangan dalam mencetak angka dan mengatur serangan, sedangkan Harper menawarkan kreativitas di lini belakang.
Kehadiran De'Aaron Fox dan Devin Vassell menambah pengalaman. Fox memberi opsi bermain cepat dan menembus pertahanan, sementara Vassell memperlebar pertahanan lawan dengan tembakan perimeter.
Pelatih Mitch Johnson kini menghadapi tantangan berbeda. Jika sebelumnya Spurs berusaha membuktikan diri sebagai tim playoff, sekarang ekspektasi meningkat menjadi kandidat juara. Ia perlu menjaga keseimbangan antara memberi ruang bagi pemain muda dan mempertahankan standar permainan untuk menang.
Dengan komposisi pemain muda yang terus berkembang dan pengalaman dari Final NBA 2026, Spurs memiliki modal kuat untuk membidik gelar juara. Namun, Thunder dan sejumlah pesaing lain tetap menjadi penghalang serius di Wilayah Barat yang diprediksi kembali ketat.