Musisi global The Weeknd memastikan diri menghentak panggung Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, selama dua hari berturut-turut, 26 dan 27 September 2026. Konser bertajuk "After Hours Til Dawn Stadium Tour" ini menjadi salah satu agenda pertunjukan musik terbesar yang digelar di ibu kota tahun ini.

Pemilihan JIS bukan tanpa alasan. Stadion berkapasitas besar itu dinilai mampu menampung tata panggung megah khas The Weeknd, didukung fasilitas tata suara dan pencahayaan canggih. Bagi warga Jakarta dan sekitarnya, kehadiran konser ini menjadi magnet tersendiri, terutama karena lokasinya yang mudah dijangkau.

Siapa The Weeknd

Nama The Weeknd sudah tidak asing bagi penikmat musik R&B, pop, dan synth-pop. Musisi bernama asli Abel Makkonen Tesfaye ini merupakan penyanyi, penulis lagu, dan produser asal Kanada. Ia dikenal lewat vokal falseto yang khas serta konsep visual sinematik dan futuristik.

Sepanjang kariernya, The Weeknd telah meraih empat Grammy Awards dan puluhan Billboard Music Awards. Ia juga mencetak rekor sebagai salah satu artis dengan pendengar bulanan terbanyak di Spotify. Sejumlah lagu hitnya, seperti "Blinding Lights", "Starboy", "Save Your Tears", dan "Die For You", telah menjadi bagian dari lanskap musik populer global.

[Ruang Iklan: Di Dalam Artikel]

Antusiasme dan Penjualan Tiket

Antusiasme penggemar di Indonesia terhadap kedatangan The Weeknd terbilang luar biasa. Sejak informasi penjualan tiket diumumkan promotor, ruang pendaftaran diserbu puluhan ribu penggemar dari berbagai daerah hingga mancanegara. Fenomena ticket war pun tak terhindarkan.

Ribuan tiket untuk berbagai kategori, mulai dari tribune hingga area festival di depan panggung, ludes terjual dalam hitungan menit setelah penjualan resmi dibuka secara daring. Tingginya permintaan itu membuktikan besarnya basis penggemar The Weeknd di Indonesia.

Bagi masyarakat lokal, gelaran ini tidak hanya menjadi hiburan semata. Konser dua hari di JIS berpotensi menggerakkan sektor ekonomi sekitar, mulai dari transportasi, akomodasi, hingga usaha kuliner dan pedagang kaki lima. Warga Jakarta Utara dan sekitarnya pun menyambut positif datangnya pengunjung dari luar kota yang dipastikan memadati kawasan stadion pada akhir September nanti.