Seorang perempuan berinisial A diduga ditendang oleh seorang pria di area Delicae Food Court, lantai 5 Senayan City, Jakarta, pada Minggu (13/9/2026) sore sekitar pukul 17.00–17.30 WIB. Insiden ini muncul ke publik setelah rekaman kamera pengawas beredar luas di media sosial dan menuai perhatian warganet.

Berdasarkan keterangan A yang mengaku sebagai korban, peristiwa terjadi saat dirinya sedang mengantre makanan di sekitar gerai Baso A Fung. Pria berbaju hitam yang duduk di kursi tinggi tak jauh dari jalur antrean tiba-tiba menendang bagian belakang tubuhnya hingga ia kehilangan keseimbangan dan tersungkur.

Kronologi Insiden

Dalam rekaman yang beredar, perempuan berbaju putih itu terlihat terjatuh dan sempat menabrak pengunjung di depannya. Pria yang disebut terlibat kemudian terlihat berteriak ke arah perempuan tersebut. Setelah kejadian, A kembali berdiri, tampak kebingungan menoleh ke sekeliling, lalu meninggalkan lokasi.

Hingga kini belum diketahui secara lengkap apa yang terjadi sebelum insiden terekam kamera, termasuk keterangan dari pria yang disebut terlibat. Keterangan A masih merupakan versi pihak yang mengaku sebagai korban, sehingga kronologi utuh masih menunggu penelusuran lebih lanjut.

[Ruang Iklan: Di Dalam Artikel]

Respons Manajemen Senayan City

Manajemen Senayan City melalui akun Instagram resmi @senayancityjkt menyampaikan keprihatinan dan penyesalannya atas ketidaknyamanan yang dialami pengunjung. Pihak pengelola juga menyatakan simpati kepada pihak yang bersangkutan.

Manajemen memastikan akan membantu bila penanganan kejadian membutuhkan koordinasi dengan pihak berwenang. Mereka menegaskan komitmen mengutamakan keamanan dan kenyamanan seluruh pengunjung sesuai peraturan yang berlaku.

Selain itu, Senayan City memilih menghormati privasi para pihak yang terlibat dan mendukung proses penyelesaian yang dilakukan pihak terkait. Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa pengelola membuka ruang bagi aparat untuk menelusuri peristiwa bila diperlukan.

Dampak bagi Pengunjung Lokal

Bagi warga Jakarta yang menjadikan pusat perbelanjaan sebagai ruang publik sehari-hari, insiden ini menambah kekhawatiran soal rasa aman di area ramai seperti food court. Pengunjung berharap kejadian serupa tidak terulang dan meminta pengelola memperketat pengawasan di titik-titik antrean.

[Ruang Iklan: Di Dalam Artikel]

Kasus ini juga menjadi pengingat agar pengunjung tidak ragu melapor ke petugas keamanan bila menyaksikan atau mengalami tindakan kekerasan di ruang publik. Proses hukum diharapkan berjalan transparan dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah terhadap pihak yang disebut terlibat.